Created (c) by Princexells Seyka (Princelling Saki)

2 Pejuang Kemerdekaan Indonesia Yang Kontroversial


1. Tan Malaka

atau bergelar Datuk Ibrahim lahir di Nagari Padam gadang,Suliki Sumatera Barattanggal 19 februari 1896, Belum jelas latar belakang keluarga Tan Malaka,walaupun beliau dilahirkan di kota Padang dan memiliki gelar Datuk dan beragama Islam,ada sebagaian orang menyebutkan Tan Malaka adalah seorang keturunan Etnis Tionghoa,hal ini dapat dilihat dari nama “Tan”.
“Tan” merupakan nama salah satu marga Tionghoa berdialeg Hokkian, walaupun dalam sejarah Indonesia hal tersebut tidak dituliskan. Tan Malaka seorang pejuang kemerdekaan yang militant,radikal dan revolusioner juga legendaries.dia seorang yang kritis,dengan seringnya membuat kritikan mulai dari jaman penjajahan belanda sampai pemerintahan Soekarno-Hatta.
Tan Malaka adalah seorang sosialis dalam cara berpikir dan pandangan politiknya tetapi dia sendiri bukan seorang komunis,hal tersebut terlihat dengan seringnya beliau terlibat konflik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Rumah tempat kelahiran Tan Malaka

Tan Malaka menghabiskan sebagaian hidupnya di pembuangan diluar Indonesia, Sebagai seorang aktifis kemerdekaan, beliau seringkali menjadi sasaran penahanan pemerintah colonial Belanda,tetapi justru dengan keadaanya yang demikian, Tan Malaka dapat memainkan peran Intelektualnya di dunia Internasional,dengan membangun jaringan gerakan sosialis Internasional untuk gerakan anti penjajahan di Asia Tenggara.
Dalam sejarah Tan Malaka tercatat sebagai seorang Pendiri Partai MURBA,yang berasal dari Sarekat Islam (S.I) Jakarta dan semarang,Ia dibesarkan dalam semangat Modernisasi Islam Kaoem Moeda di Sumatera Barat.

Tan Malaka Muda

Pada tahun 1921 Tan Malaka telah terjun ke dalam gelanggang politik. Dengan semangat yang berkobar dari sebuah gubuk miskin, Tan Malaka banyak mengumpulkan pemuda-pemuda komunis. Pemuda cerdas ini banyak juga berdiskusi dengan Semaun (wakil ISDV) mengenai pergerakan revolusioner dalam pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu juga merencanakan suatu pengorganisasian dalam bentuk pendidikan bagi anggota-anggota PKI dan SI (Sarekat Islam) untuk menyusun suatu sistem tentang kursus-kursus kader serta ajaran-ajaran komunis, gerakan-gerakan aksi komunis, keahlian berbicara, jurnalistik dan keahlian memimpin rakyat. Namun pemerintahan Belanda melarang pembentukan kursus-kursus semacam itu sehingga mengambil tindakan tegas bagi pesertanya.

Melihat hal itu Tan Malaka mempunyai niat untuk mendirikan sekolah-sekolah sebagai anak-anak anggota SI untuk penciptaan kader-kader baru. Juga dengan alasan pertama: memberi banyak jalan (kepada para murid) untuk mendapatkan mata pencaharian di dunia kapitalis (berhitung, menulis, membaca, ilmu bumi, bahasa Belanda, Melayu, Jawa dan lain-lain); kedua, memberikan kebebasan kepada murid untuk mengikuti kegemaran mereka dalam bentuk perkumpulan-perkumpulan; ketiga, untuk memperbaiki nasib kaum miskin. Untuk mendirikan sekolah itu, ruang rapat SI Semarang diubah menjadi sekolah. Dan sekolah itu bertumbuh sangat cepat hingga sekolah itu semakin lama semakin besar.
Perjuangan Tan Malaka tidaklah hanya sebatas pada usaha mencerdaskan rakyat Indonesia pada saat itu, tapi juga pada gerakan-gerakan dalam melawan ketidakadilan seperti yang dilakukan para buruh terhadap pemerintahan Hindia Belanda lewat VSTP dan aksi-aksi pemogokan, disertai selebaran-selebaran sebagai alat propaganda yang ditujukan kepada rakyat agar rakyat dapat melihat adanya ketidakadilan yang diterima oleh kaum buruh.

Pergulatan Tan Malaka dengan partai komunis di dunia sangatlah jelas. Ia tidak hanya mempunyai hak untuk memberi usul-usul dan dan mengadakan kritik tetapi juga hak untuk mengucapkan vetonya atas aksi-aksi yang dilakukan partai komunis di daerah kerjanya. Tan Malaka juga harus mengadakan pengawasan supaya anggaran dasar, program dan taktik dari Komintern (Komunis Internasional) dan Profintern seperti yang telah ditentukan di kongres-kongres Moskwa diikuti oleh kaum komunis dunia. Dengan demikian tanggung-jawabnya sebagai wakil Komintern lebih berat dari keanggotaannya di PKI.
Sebagai seorang pemimpin yang masih sangat muda ia meletakkan tanggung jawab yang sangat berat pada pundaknya. Tan Malaka dan sebagian kawan-kawannya memisahkan diri dan kemudian memutuskan hubungan dengan PKI, Sardjono-Alimin-Musso.

Prof. Mohammad Yamin, dalam karya tulisnya "Tan Malaka Bapak Republik Indonesia" memberi komentar: "Tak ubahnya daripada Jefferson Washington merancangkan Republik Amerika Serikat sebelum kemerdekaannya tercapai atau Rizal Bonifacio meramalkan Philippina sebelum revolusi Philippina pecah…."
Peristiwa 3 Juli 1946 yang didahului dengan penangkapan dan penahanan Tan Malaka bersama pimpinan Persatuan Perjuangan, di dalam penjara tanpa pernah diadili selama dua setengah tahun. Setelah meletus pemberontakan FDR/PKI di Madiun, September 1948 dengan pimpinan Musso dan Amir Syarifuddin, Tan Malaka dikeluarkan begitu saja dari penjara akibat peristiwa itu.
Di luar, setelah mengevaluasi situasi yang amat parah bagi Republik Indonesia akibat Perjanjian Linggajati 1947 dan Renville 1948, yang merupakan buah dari hasil diplomasi Sutan Syahrir dan Perdana Menteri Amir Syarifuddin,

Tan Malaka saat Revolusi kemerdekaan

Pada tahun 1949 tepatnya bulan Februari Tan Malaka hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya di tengah-tengah perjuangan bersama Gerilya Pembela Proklamasi di Pethok, Kediri, Jawa Timur. Tapi akhirnya misteri tersebut terungkap juga dari penuturan Harry A. Poeze, seorang Sejarawan Belanda yang menyebutkan bahwa Tan Malaka ditembak mati pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya
Direktur Penerbitan Institut Kerajaan Belanda untuk Studi Karibia dan Asia Tenggara atau KITLV, Harry A Poeze kembali merilis hasil penelitiannya, bahwa Tan Malaka ditembak pasukan TNI di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri pada 21 Februari 1949.Namun berdasarkan keputusan Presiden RI No. 53, yang ditandatangani Presiden Soekarno 28 Maret 1963 menetapkan bahwa Tan Malaka adalah seorang pahlawan kemerdekaan Nasional.

Karya Tan Malaka yang lainnya adalah sebuah buku yang berjudul MADILOG (Materialisme, Dialektika, Logika), Madilog merupakan istilah baru dalam cara berpikir, dengan menghubungkan ilmu bukti serta mengembangkan dengan jalan dan metode yang sesuai dengan akar dan urat kebudayaan Indonesia sebagai bagian dari kebudayaan dunia. Bukti adalah fakta dan fakta adalah lantainya ilmu bukti. Bagi filsafat, idealisme yang pokok dan pertama adalah budi (mind), kesatuan, pikiran dan penginderaan. Filsafat materialisme menganggap alam, benda dan realita nyata obyektif sekeliling sebagai yang ada, yang pokok dan yang pertama.

Buku Madilog Karya Tan Malaka

Bagi Madilog, yang pokok dan pertama adalah bukti, walau belum dapat diterangkan secara rasional dan logika tapi jika fakta sebagai landasan ilmu bukti itu ada secara konkrit, sekalipun ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menjelaskannya dan belum dapat menjawab apa, mengapa dan bagaimana.

2. Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo


Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo demikian nama lengkap dari Kartosoewirjo, dilahirkan 7 Januari 1907 di Cepu, sebuah kota kecil antara Blora dan Bojonegoro yang menjadi daerah perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah. Kota Cepu ini menjadi tempat di mana budaya Jawa bagian timur dan bagian tengah bertemu dalam suatu garis budaya yang unik.

Ayahnya, yang bernama Kartosoewirjo, bekerja sebagai mantri pada kantor yang mengkoordinasikan para penjual candu di kota kecil Pamotan, dekat Rembang. Pada masa itu mantri candu sederajat dengan jabatan Sekretaris Distrik. Dalam posisi inilah, ayah Kartosoewirjo mempunyai kedudukan yang cukup penting sebagai seorang pribumi saat itu, menimbulkan pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan garis sejarah anaknya. Kartosoewirjo pun kemudian mengikuti tali pengaruh ini hingga pada usia remajanya.

Dengan kedudukan istimewa orang tuanya serta makin mapannya "gerakan pencerahan Indonesia" ketika itu, Kartosoewirjo dibesarkan dan berkembang. Ia terasuh di bawah sistem rasional Barat yang mulai dicangkokkan Belanda di tanah jajahan Hindia. Suasana politis ini juga mewarnai pola asuh orang tuanya yang berusaha menghidupkan suasana kehidupan keluarga yang liberal. Masing-masing anggota keluarganya mengembangkan visi dan arah pemikirannya ke berbagai orientasi. Ia mempunyai seorang kakak perempuan yang tinggal di Surakarta pada tahun 50-an yang hidup dengan penuh keguyuban, dan seorang kakak laki-laki yang memimpin Serikat Buruh Kereta Api pada tahun 20-an, ketika di Indonesia terbentuk berbagai Serikat Buruh.

Pada tahun 1911, saat para aktivis ramai-ramai mendirikan organisasi, saat itu Kartosoewirjo berusia enam tahun dan masuk Sekolah ISTK (Inlandsche School der Tweede Klasse) atau Sekolah "kelas dua" untuk kaum Bumiputra di Pamotan. Empat tahun kemudian, ia melanjutkan sekolah ke HIS (Hollandsch-Inlandsche School) di Rembang. Tahun 1919 ketika orang tuanya pindah ke Bojonegoro, mereka memasukkan Kartosoewirjo ke sekolah ELS (Europeesche Lagere School). Bagi seorang putra "pribumi", HIS dan ELS merupakan sekolah elite. Hanya dengan kecerdasan dan bakat yang khusus yang dimiliki Kartosoewirjo maka dia bisa masuk sekolah yang direncanakan sebagai lembaga pendidikan untuk orang Eropa dan kalangan masyarakat Indo-Eropa.

Semasa remajanya di Bojonegoro inilah Kartosoewirjo mendapatkan pendidikan agama dari seorang tokoh bernama Notodihardjo yang menjadi "guru" agamanya. Dia adalah tokoh Islam modern yang mengikuti Muhammadiyah. Tidak berlebihan ketika itu, Notodihardjo sendiri kemudian menanamkan banyak aspek kemodernan Islam ke dalam alam pikir Kartosoewirjo. Pemikiran-pemikirannya sangat mempengaruhi bagaimana Kartosoewirjo bersikap dalam merespon ajaran-ajaran agama Islam. Dalam masa-masa yang bisa kita sebut sebagai the formative age-nya.

Pada tahun 1923, setelah menamatkan sekolah di ELS, Kartosoewirjo pergi ke Surabaya melanjutkan studinya pada Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS), Sekolah Kedokteran Belanda untuk Pribumi. Pada saat kuliah inilah (l926) ia terlibat dengan banyak aktivitas organisasi pergerakan nasionalisme Indonesia di Surabaya.

Selama kuliah Kartosoewirjo mulai berkenalan dengan pemikiran-pemikiran Islam. Ia mulai "mengaji" secara serius. Saking seriusnya, ia kemudian begitu "terasuki" oleh shibghatullah sehingga ia kemudian menjadi Islam minded. Semua aktivitasnya kemudian hanya untuk mempelajari Islam semata dan berbuat untuk Islam saja. Dia pun kemudian sering meninggalkan aktivitas kuliah dan menjadi tidak begitu peduli dengan ilmu-ilmu yang diajarkan oleh sekolah Belanda, tentunya setelah ia mengkaji dan membaca banyak buku-buku dari berbagai disiplin ilmu, dari kedokteran hingga ilmu-ilmu sosial dan politik.

Dengan modal ilmu-ilmu pengetahuan yang tidak sedikit itu, ditambah ia juga memasuki organisasi politik Sjarikat Islam di bawah pimpinan Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Pemikiran-pemikiran Tjokroaminoto banyak mempengaruhi sikap, tindakan dan orientasi Kartosuwirjo. Maka setahun kemudian, dia dikeluarkan dari sekolah karena dituduh menjadi aktivis politik, dan didapati memiliki sejumlah buku sosialis dan komunis yang diperoleh dari pamannya yaitu Marko Kartodikromo, seorang wartawan dan sastrawan yang cukup terkenal pada zamannya. Sekolah tempat ia menimba ilmu tidak berani menuduhnya karena "terasuki" ilmu-ilmu Islam, melainkan dituduh "komunis" karena memang ideologi ini sering dipandang sebagai ideologi yang akan membahayakan. Padahal ideologi Islamlah yang sangat berbahaya bagi penguasa yang zhalim. Tidaklah mengherankan, kalau Kartosuwirjo nantinya tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kesadaran politik sekaligus memiliki integritas keislaman yang tinggi. Ia adalah seorang ulama besar, bahkan kalau kita baca tulisan-tulisannya, kita pasti akan mengakuinya sebagai seorang ulama terbesar di Asia Tenggara.
Semenjak tahun 1923, dia sudah aktif dalam gerakan kepemudaan, di antaranya gerakan pemuda Jong Java. Kemudian pada tahun 1925, ketika anggota-anggota Jong Java yang lebih mengutamakan cita-cita keislamannya mendirikan Jong Islamieten Bond (JIB). Kartosoewirjo pun pindah ke organisasi ini karena sikap pemihakannya kepada agamanya. Melalui dua organisasi inilah kemudian membawa dia menjadi salah satu pelaku sejarah gerakan pemuda yang sangat terkenal, "Sumpah Pemuda".

Deklarasi Sumpah Pemuda

Selain bertugas sebagai sekretaris umum PSIHT (Partij Sjarikat Islam Hindia Timur), Kartosoewirjo pun bekerja sebagai wartawan di koran harian Fadjar Asia. Semula ia sebagai korektor, kemudian diangkat menjadi reporter. Pada tahun 1929, dalam usianya yang relatif muda sekitar 22 tahun, Kartosoewirjo telah menjadi redaktur harian Fadjar Asia. Dalam kapasitasnya sebagai redaktur, mulailah dia menerbitkan berbagai artikel yang isinya banyak sekali kritikan-kritikan, baik kepada penguasa pribumi maupun penjajah Belanda.

Ketika dalam perjalanan tugasnya itu dia pergi ke Malangbong. Di sana bertemu dengan pemimpin PSIHT setempat yang terkenal bernama Ajengan Ardiwisastera. Di sana pulalah dia berkenalan dengan Siti Dewi Kalsum putri Ajengan Ardiwisastera, yang kemudian dinikahinya pada bulan April tahun 1929. Perkawinan yang sakinah ini kemudian dikarunia dua belas anak, tiga yang terakhir lahir di hutan-hutan belantara Jawa Barat. Begitu banyaknya pengalaman telah menghantarkan dirinya sebagai aktor intelektual dalam kancah pergerakan nasional.

Pada tahun 1943, ketika Jepang berkuasa di Indonesia, Kartosoewirjo kembali aktif di bidang politik, yang sempat terhenti. Dia masuk sebuah organisasi kesejahteraan dari MIAI (Madjlis Islam 'Alaa Indonesia) di bawah pimpinan Wondoamiseno, sekaligus menjadi sekretaris dalam Majelis Baitul-Mal pada organisasi tersebut.

Majlis Islam A'ala Indonesia

Dalam masa pendudukan Jepang ini, dia pun memfungsikan kembali lembaga Suffah yang pernah dia bentuk. Namun kali ini lebih banyak memberikan pendidikan kemiliteran karena saat itu Jepang telah membuka pendidikan militernya. Kemudian siswa yang menerima latihan kemiliteran di Institut Suffah itu akhirnya memasuki salah satu organisasi gerilya Islam yang utama sesudah perang, Hizbullah dan Sabilillah, yang nantinya menjadi inti Tentara Islam Indonesia di Jawa Barat.

Tentara Islam Indonesia (TII)

Pada bulan Agustus 1945 menjelang berakhirnya kekuasaan Jepang di Indonesia, Kartosoewirjo yang disertai tentara Hizbullah berada di Jakarta. Dia juga telah mengetahui kekalahan Jepang dari sekutu, bahkan dia mempunyai rencana: kinilah saatnya rakyat Indonesia, khususnya umat Islam, merebut kemerdekaannya dari tangan penjajah. Sesungguhnya dia telah memproklamasikan kemerdekaan pada bulan Agustus 1945. Tetapi proklamasinya ditarik kembali sesudah ada pernyataan kemerdekaan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta. Untuk sementara waktu dia tetap loyal kepada Republik dan menerima dasar "sekuler"-nya.
saat Perang revolusi kemerdekaan

Namun sejak kemerdekaan RI diproklamasikan (17 Agustus 1945), kaum nasionalis sekulerlah yang memegang tampuk kekuasaan negara dan berusaha menerapkan prinsip-prinsip kenegaraan modern yang sekuler. Semenjak itu kalangan nasionalis Islam tersingkir secara sistematis dan hingga akhir 70-an kalangan Islam berada di luar negara. Dari sinilah dimulainya pertentangan serius antara kalangan Islam dan kaum nasionalis sekuler. Karena kaum nasionalis sekuler mulai secara efektif memegang kekuasaan negara, maka pertentangan ini untuk selanjutnya dapat disebut sebagai pertentangan antara Islam dan negara.

Situasi yang kacau akibat agresi militer kedua Belanda, apalagi dengan ditandatanganinya perjanjian Renville antara pemerintah Republik dengan Belanda. Di mana pada perjanjian tersebut berisi antara lain gencatan senjata dan pengakuan garis demarkasi van Mook. Sementara pemerintah RI harus mengakui kedaulatan Belanda atas Indonesia, maka menjadi pil pahit bagi Republik. Tempat-tempat penting yang strategis bagi pasukannya di daerah-daerah yang dikuasai pasukan Belanda harus dikosongkan, dan semua pasukan harus ditarik mundur --atau "kabur" dalam istilah orang-orang DI-- ke Jawa Tengah. Karena persetujuan ini, Tentara Republik resmi dalam Jawa Barat, Divisi Siliwangi, mematuhi ketentuan-ketentuannya. Soekarno menyebut "kaburnya" TNI ini dengan memakai istilah Islam, "hijrah". Dengan sebutan ini dia menipu jutaan rakyat Muslim. Namun berbeda dengan pasukan gerilyawan Hizbullah dan Sabilillah, bagian yang cukup besar dari kedua organisasi gerilya Jawa Barat, menolak untuk mematuhinya. Hizbullah dan Sabilillah lebih tahu apa makna "hijrah" itu.

Pada tahun 1949 Indonesia mengalami suatu perubahan politik besar-besaran. Pada saat Jawa Barat mengalami kekosongan kekuasaan, maka ketika itu terjadilah sebuah proklamasi Negara Islam di Nusantara, sebuah negeri al-Jumhuriyah Indonesia yang kelak kemudian dikenal sebagai ad-Daulatul Islamiyah atau Darul Islam atau Negara Islam Indonesia yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai DI/TII. DI/TII di dalam sejarah Indonesia

Proklamasi Nagara Islam Indonesia (NII)

sering disebut para pengamat yang fobi dengan Negara Islam sebagai "Islam muncul dalam wajah yang tegang." Bahkan, peristiwa ini dimanipulasi sebagai sebuah "pemberontakan". Kalaupun peristiwa ini disebut sebagai sebuah "pemberontakan", maka ia bukanlah sebuah pemberontakan biasa. Ia merupakan sebuah perjuangan suci anti-kezhaliman yang terbesar di dunia di awal abad ke-20 ini. "Pemberontakan" bersenjata yang sempat menguras habis logistik angkatan perang Republik Indonesia ini bukanlah pemberontakan kecil, bukan pula pemberontakan yang bersifat regional, bukan "pemberontakan" yang muncul karena sakit hati atau kekecewaan politik lainnya, melainkan karena sebuah "cita-cita", sebuah "mimpi" yang diilhami oleh ajaran-ajaran Islam.

Akhirnya, perjuangan panjang Kartosoewirjo selama 13 tahun pupus setelah Kartosoewirjo sendiri tertangkap. Pengadilan Mahadper, 16 Agustur l962, menyatakan bahwa perjuangan suci Kartosoewirjo dalam menegakkan Negara Islam Indonesia itu adalah sebuah "pemberontakan". Hukuman mati kemudian diberikan kepada Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo.

Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo saat di tangkap

Tentang kisah wafatnya Kartosoewirjo, ternyata Soekarno dan A.H. Nasution cukup menyadari bahwa Kartosoewirjo adalah tokoh besar yang bahkan jika wafat pun akan terus dirindukan umat. Maka mereka dengan segala konspirasinya, didukung Umar Wirahadikusuma, berusaha menyembunyikan rencana jahat mereka ketika mengeksekusi Imam Negara Islam ini.
Inilah dua tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia yang sangat Kontroversial sampai saat ini, dimana sangat sedikit sekali literatur yang mengisahkan tentang kedua tokoh tersebut, dan terlepas dari kontroversi , faktanya keduanya berjuang dan berkorban demi kemerdekaan Bangsa Indonesia walaupun pada Akhirnya berbeda pandangan dan pemikiran untuk membawa bangsa Indonesia kepada satu tujuan yaitu Negara yang Adil dan Makmur demi kesejahteraan masyarakat bangsa Indonesia.

Sumber : http://auliasubhan.blogspot.com/2011/01/2-orang-pejuang-kemerdekaan-yang.html
Description: 2 Pejuang Kemerdekaan Indonesia Yang Kontroversial Rating: 5.0 Reviewer: feno mena ItemReviewed: 2 Pejuang Kemerdekaan Indonesia Yang Kontroversial

Hidangan Lezat Dari Malaysia Yang Wajib Dicoba

Malaysia, salah satu daya tarik pariwisata di Asia Tenggara, adalah rumah bagi makanan kaki lima yang luar biasa dan restoran yang menyajikan makanan lezat. Dengan campuran pengaruh dari tradisi Malaysia, China, masakan pedas India dan hidangan Nonya, Malaysia menawarkan lebih banyak lagi kenikmatan dari 13 negara bagian serta kota-kotanya. Pilihan kuliner yang bervariasi dipicu oleh keragaman warisan multikultural negara itu. Maka, kami akan berbagi dengan Anda mengenai hidangan favorit lokal dari tiga wilayah populer untuk tujuan makanan, yaitu Malaka, Penang dan Ipoh Perak.

Ayam Buah Keluak

Photo credits - Pinoy Food
Masakan Nonya adalah sesuatu yang harus dicoba di Malaka, di sinilah Anda bisa menemukan masakan menggiurkan kombinasi masakan China dengan bumbu dan rempah-rempah Malaysia. Hidangan Nonya versi Malaka menggunakan santan dalam pembuatannya, yang kemudian memperkaya rasa. Ayam Buah Keluak adalah hidangan Nonya populer, yaitu ayam direbus dan dicampur tauco. Jangan hilang selera karena saus, yang terlihat keruh seperti tinta! Rasanya gurih dan lembut, cocok dicampur dengan kacang kepayang dan daging ayam.

Ikan Bakar

Photo credits - avlxyz
Ikan bakar adalah hidangan lain yang harus dicoba. Pertama-tama ikan direndam dalam bumbu campuran berbagai rempah-rempah, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar di atas bara api. Jika Anda di di Malaka, berkunjunglah ke Perkampungan Ikan Bakar Terapung, yang berjarak 11 km dari kota Malaka. Di sana Anda bisa mendapatkan ikan bakar segar dan berbagai pilihan makanan laut seperti kerang, cumi-cumi, dan tiram yang langsung dapat dibakar ditempat.

Nasi Kandar

Photo credits - EightySixx
Nasi Kandar adalah makanan populer Malaysia utara, berasal dari negara bagian Penang, jadi jangan heran bila Anda menemukan banyak warung kecil yang menawarkan jenis makanan ini. Makanan Malaysia ini berbahan pokok dari nasi biasa atau nasi yang diberi rasa dengan lauk pauk ayam goreng, limpa kari, daging sapi yang dipotong dadu, telur ikan, udang goreng atau cumi goreng. Campuran saus kari kemudian dituangkan di atas hidangan, memberikan rasa yang berbeda-beda pada nasi. Selain di Penang, Nasi Kandar juga
merupakan hidangan populer di Ipoh, Malaka dan banyak lagi.

Penang Char Kway Teow

Hidangan populer lain adalah char kway teow, mie gepeng dari beras yang digoreng dengan tauge, udang, kerang, daun bawang dan telur dalam saus gurih berwarna gelap. Versi Penang dari hidangan populer Asia Tenggara ini (varian lokal masakan ini bisa Anda temui di Indonesia dan Singapura) ini terasa lembut tapi kaya rasa, dengan tambahan kecap manis dan asin, bumbu-bumbu ambahan, dan varian kwetiau yang lebih lebar.

Laksa Penang

Photo credits - Chee Hong
Berkunjung ke Penang tidak lengkap tanpa semangkuk laksa. Laksa Penang adalah mie beras yang disajikan dalam kaldu kental yang pedas dan gurih, dihiasi dengan cincangan daging mackerel dan sayuran dalam porsi banyak. Di Penang, arahkan kunjungan anda ke Lorong Selamat, lepas Jalan Macalister, untuk mencicipi hidangan terkenal ini - ada dua versi, jenis asam, dan jenis lemak (dengan tambahan santan).

Nasi Ayam

Photo credits - Charles Haynes
Salah satu hidangan paling populer lain dari wilayah Ipoh adalah nasi ayam yang sederhana. Di Ipoh, ayam direbus gaya Hainan, disajikan dengan tauge dan sup bakso babi. Lou Wong adalah restoran yang mengkhususkan diri menyajikan menu ini. Ayamnya diolah sampai kematangan sempurna, digoreng secukupnya sehingga kelembutannya tetap terjaga. Biasanya kelembutan itu sering hilang karena ayam terlalu lama digoreng. Makanan ini disajikan dengan tauge dan disiram minyak wijen dicampur kecap gurih.

Ipoh Hor Fun

Photo credits - avlxyz
Ketika berkunjung ke Ipoh, pastikan untuk mencoba hidangan terkenal Ipoh Hor Fun. Hidangan ini memiliki dua variasi. Versi sup disajikan dengan kaldu ayam dan udang, di atasnya diberi daging ayam iris dan daun bawang. Versi lain adalah digoreng, dengan diberi bumbu yang berani dan diperciki saus gelap.

Nasi Lemak

Photo credits - emrank
Mungkin yang paling populer dan paling mudah ditemukan adalah nasi lemak Malaysia, hidangan sederhana yang terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, ikan bilis (teri goreng), kacang goreng, sayuran dan satu porsi sambal lezat. Ini adalah hidangan populer yang dapat ditemukan di seluruh Asia Tenggara, masing-masing dengan pengaruh lokal mereka sendiri.

Sumber : http://ngunik.blogspot.com/2011/01/8-hidangan-malaysia-wajib-coba.html
Description: Hidangan Lezat Dari Malaysia Yang Wajib Dicoba Rating: 5.0 Reviewer: feno mena ItemReviewed: Hidangan Lezat Dari Malaysia Yang Wajib Dicoba

Foto Taman Bermain di Kota Pyongyang, Korea Utara


North Korean Theme Park Pyongyan Fun Fair
The Theme Park Guy

North Korean Theme Park Pyongyan Fun Fair
The Theme Park Guy

North Korean Theme Park Pyongyan Fun Fair
The Theme Park Guy

North Korean Theme Park Pyongyan Fun Fair
The Theme Park Guy

North Korean Theme Park Pyongyan Fun Fair
The Theme Park Guy

North Korean Theme Park Pyongyan Fun Fair
The Theme Park Guy

North Korean Theme Park Pyongyan Fun Fair
Description: Foto Taman Bermain di Kota Pyongyang, Korea Utara Rating: 5.0 Reviewer: feno mena ItemReviewed: Foto Taman Bermain di Kota Pyongyang, Korea Utara

9 DJ Yang Fenomenal

1.Tiesto
Tiesto sering meremix lagu-lagu milik grup band seperti The killlers, Yeah yeah yeahs, dan Bloc Party. Pernah masuk menjadi nominator Grammy Awards setelah membuat single yang menjadi hits di seluruh dunia. Nama Asli : Tijs Verwest, Asal : Amsterdam, Netherlands, Genre : Electro, Trance


2.Armin Van Buuren
Armin Van Buuren pernah dipilih menjadi DJ terbaik DJ No.1 dari 100 DJ dunia selama 3 tahun berturut-turut,setelah dipilih oleh lebih dari 350 ribu voters dari seluruh dunia. Dia dikenal bukan hanya sukses dalam dunia DJ tapi juga sebagai produser dance music. Asal : Belanda, Genre : Trance
3. David Guetta
Dia dikenal sebagai produser musik elektronik diseluruh dunia dan sempat mendapat sebutan sebagai No.1 House DJ. Asal : Prancis, Genre : House, Local

4.Andre Tanneberger
Andre Tanneberger a.k.a ATB dikenal sebagai scene musik elektronik, setelah menciptakan beberapa track lagu yang luar biasa, melodik dan menjadi lagu wajib di beberapa klub dunia. Asal : Jerman, Genre : House, Vocal

5. Deadmau5
Dikenal sebagai yang sering menggunakan teknologi komputer yang tidak mainstream termasuk software yang dibuatnya sendiri. Asal : Toronto, Kanada, Nama Asli : Joel Zimmerman, Genre : House, Progressive, Techno

6. Paul van Dyk
Musisi Nominator Grammy Awards ini juga sempat merajai peringkat No.1 Dj Dunia Oleh DJ Magazine selama 2 tahun berturut-turut. PVD juga pernah berkolaborasi dengan David Byme, dan Jessica Sutta dari Puzzycat Dolls. Asal : Berlin, Jerman, Genre : Trance, Progressive

7. Above & Beyond
Collaboration : AALTO, DIRT DEVILS FREESTATE, NITROMETHANE, OCEANLAB, POS, TRANQUILTY BASE, JONO GRANT, Asal : Inggris, Genre : Trance (all types)

8. Gareth Emery
Dia datang dari latar belakang musik yang beragam yang mencakup piano klasik, jazz, dan little punk rock. Emery telah muncul dalam beberapa tahun terakhir sebagai salah satu DJ Master dalam genre trance. Asal : UK, Manchester, Genre : Trance (All Types), A.K.A : GTR, Rue De Gar, Runaway.

9. Markus Schulz
Ia paling terkenal untuk acara radio mingguan berjudul Global DJ Broadcast yang mengudara di radio Impor digital, Ia juga pendiri label EDM Coldharbour Rekaman. Asal : Miami, Florida, US, Genre : Trance, Progressive, House
Description: 9 DJ Yang Fenomenal Rating: 5.0 Reviewer: feno mena ItemReviewed: 9 DJ Yang Fenomenal

Inilah 11 Meja Yang Paling Unik


Planter Table
Unique table with removable planter that can hold variety of plants.


House of Cards Table
Creative table designed by Brazilian architect Mauricio Arruda.
iPhone Table
Cool table allows you to control an iPhone with a large touchscreen.
Fault Line Table
Oak wood table inspired by the tectonic fault that lies between the Pacific Plate and the North American Plate.
Loop Table
Unique coffee table inspired by the spiral shape of roller coasters.
Nook Table
Coffee table with integrated bookshelf designed by David Pickett.
Wine Table
Coffee table where recycled wine bottles are used as table legs.
iPad Table
Salsa table features seating for four people along with four iPads.
Aquarium Table
Beautiful coffee table comes with large built in aquarium.
Library Table
Exhibi table has storage compartments for books and magazines.
Triangle Table
Orea coffee table designed by Svilen Gamolov from Bulgari.


sumber: http://www.kumpulberita.com/2011/01/11-meja-yang-unik.html
Description: Inilah 11 Meja Yang Paling Unik Rating: 5.0 Reviewer: feno mena ItemReviewed: Inilah 11 Meja Yang Paling Unik

9 Poin Kebaikan di Twitter Dibandingkan Jejaring Sosial Lainnya

Sedikit banyak, dunia maya memiliki kemiripan dengan dunia nyata. Aturan-aturan dan tindakan-tindakan di dunia nyata, bisa kita praktekkan di dunia maya, apalagi jika bersentuhan dengan ranah jejaring sosial di mana kita juga berhubungan dengan banyak orang.
Maka, siapa bilang jika kebaikan hanya bisa dipraktekkan di dunia nyata saja karena ternyata poin-poin kebaikan juga bisa dilakukan di Twitter. Tak percaya? Simak poin-poin di bawah ini dan segera praktekkan sehingga Anda bisa dikenal sebagai Tweeps yang baik:

1. Retweet (RT)
Salah satu ‘kebaikan’ di Twitter ialah Retweet (RT). Anda pasti akan senang saat mengetahui follower Anda me-Retweet status Anda dan meneruskannya ke follower mereka karena dinilai bermanfaat. Lebih dari itu, ada kemungkinan juga orang lain akan mem-follow Anda sebagai si sumber informasi.

2. FollowFriday
Merekomendasikan orang untu di-follow dalam hastag FollowFriday (#FF) termasuk dalam kebaikan Twitter. Namun melakukan #FF tidak bisa asal-asalan. Alih-alih mencantumkan serentetan nama orang, akan lebih baik jika Anda merekomendasikan user dengan deskripsi yang spesifik.

3. Reply
Mengusahakan untuk selalu membalas tweet yang ditujukan pada Anda adalah langkah yang baik di dunia per-Twitteran. Menggunakan layanan DM dibanding dengan melakukan reply malah akan lebih baik lagi karena terasa lebih personal.

4. List
Layanan List bisa mengukur seberapa kuat personality Anda dan orang-orang yang telah Anda masukkan dalam daftar tersebut. Nah jika ada follower Anda yang memasukkan Anda dalam List mereka (tentu tergantung dari title dan tujuannya), tetaplah rendah hati.i-dus

5. Perkenalan
Tak ada salahnya Anda mengenalkan orang di Twitter asalkan tujuannya baik. Ini adalah salah satu hal baik di Twitter yang bisa Anda lakukan.i-dus

6. Menjawab pertanyaan
Membantu orang lain di Twitter yang menemui kesulitan juga bisa dilakukan. Tidak sulit kok. Misalnya jika ada yang bertanya pada Anda mengenai tutorial, artikel, atau mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bidang yang Anda geluti, maka bantu mereka dengan menjawab pertanyaan mereka.

7. Follow back
Melakukan follow balik untuk setiap follower kita memang bukan hal yang bisa dilakukan oleh setiap orang terutama bagi public figure yang memiliki ribuan follower. Akan tetapi aksi ini termasuk dalam kebaikan Twitter dan sebagai bentuk penghargaan bagi orang lain. Namun perlu diingat, jika Anda mem-follow seseorang lalu yang bersangkutan tidak mem-follow balik Anda, maka bukan berarti dia tidak menghargai Anda. Setiap orang mempunyai hak untuk mem-follow seseorang sesuai keinginannya.

8. Keberlanjutan
Menjaga hubungan dengan follower serta memberi mereka perhatian juga masuk dalam daftar ‘kebaikan’ di dunia Twitter.

9. Tersenyum
Memberikan senyuman bisa pula dilakukan di ranah Twitter. Sebuah senyuman meski hanya dengan ikon, akan bisa membuat hari yang terlihat buruk menjadi lebih bersinar, apalagi jika senyuman tersebut datang dari orang yang tepat. Nah, makanya jangan ragu-ragu untuk melemparkan senyuman pada follower Anda
Description: 9 Poin Kebaikan di Twitter Dibandingkan Jejaring Sosial Lainnya Rating: 5.0 Reviewer: feno mena ItemReviewed: 9 Poin Kebaikan di Twitter Dibandingkan Jejaring Sosial Lainnya